Bahan Pokok Pengganti Nasi Namun Tetap Sehat

Anda sebagai warga Indonesia pasti sering mendengar istilah jika belum makan nasi pasti belum merasa kenyang. Anggapan tersebut memang sering terdengar mengingat nasi adalah makanan pokok bagi masyarakat Indonesia.  Namun apakah Anda tahu jika memakan nasi terlalu banyak bisa menimbulkan efek yang buruk? Hal tersebut memang benar adanya mengingat nasi memiliki kandungan glycemix yang tinggi sehingga mudah dipecah menjadi zat gula oleh tubuh. Zat gula inilah yang bisa menyebabkan dampak buruk bisa dirasakan apalagi jika Anda merupakan penderita diabetes.

3 Bahan Pokok Sehat Pengganti Nasi

Nasi putih yang biasa Anda makan sebagai sumber tenaga sebenarnya bisa diganti dengan beberapa bahan pokok lain yang tak kalah sehat. Nah, untuk itulah kami akan memberikan beberapa bahan pokok pengganti nasi yang bisa Anda gunakan untuk sumber tenaga tapi tidak mengurangi unsur fungsi dan manfaatnya. Beriku adalah bahan pokok sehat tersebut:

  • Ubi

Ubi adalah jenis bahan yang pokok penghasil karbohidrat yang sangat populer di berbagai negara seperti Korea dan Jepang. Hal tersebut membuat Anda tidak akan salah jika mengganti nasi dengan ubi. Selain mengandung karbohidrat yang tinggi, ubi juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang banyak. Jika memang Anda ingin menjaga kadar gula darah, maka mengonsumsi ubi sangat dianjurkan.

  • Kentang

Kentang juga termasuk bahan pokok yang bisa Anda gunakan sebagai pengganti nasi. Meskipun kandungan zat karbohidrat yang dimiliki kentang lebih sedikit dari nasi, namun  kandungan nutrisi pada kentang cukuplah komplit seperti zat besi, vitamin C, magnesium, kalium, dan lain-lainnya. Cukup mengenyangkannya kentang ditambah dengan kandungan nutrisi yang lengkap menjadikan kentang pastinya sehat untuk dikonsumsi sebagai sarapan pagi. Anda bisa merebusnya sehingga daging kentang menjadi lembut dan mudah dimakan.

  • Oat

Oat mungkin terdengar asing ditelinga Anda. Oat adalah jenis gandum yang sering digunakan sebagai bahan pokok penghasil karbohidrat dan kalori. Kelebihan dari oat adalah protein dan serat yang dimiliki lebih tinggi jika dibandingkan dengan nasi. Hal tersebut membuat oat sangat cocok untuk menurunkan kadar gula dalam darah dan menjaganya stabil.